Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 3
Biodataviral.com - Claire semakin tak dapat menahan birahi yang sedang melandanya, vaginanya terus mengeluarkan cairan kemaluan akibat digerayangi Dario, belum lagi kini Dario menyorongkan kepalanya ke depan untuk menikmati payudaranya. Dario dengan bernafsu menjilati dan menyedot putingnya, hal ini menyebabkan Claire makin terangsang sehingga otomatis hisapannya pada penis si pemilik toko makin kuat. Pada saat itulah si pemilik toko mengerang panjang dan menekan penisnya lebih dalam lagi hingga menyentuh kerongkongan Claire. Dia meronta ingin melepaskan benda itu dari mulutnya karena merasa sesak dan sakit, tapi tangannya yang kokoh itu menahan kepala Claire dengan memegangi kuncirnya.
Dari pelupuk mata Claire menetes air mata menahan rasa sakit sekaligus nikmat itu, dia merasakan penis di dalam mulutnya mulai berdenyut lebih kencang dan akhirnya cairan putih kental memenuhi mulutnya. Tidak tahan dengan rasanya yang aneh, Claire berusaha mengeluarkan cairan itu, tapi karena derasnya, dia malah tersedak, sebagian cairan itu tertelan dan sebagian lagi meleleh membasahi bibirnya.
Setelah puas berejakulasi di mulut Claire, si pemilik toko mencabut penisnya. Claire agak lega, akhirnya dia dapat kembali mengatur nafasnya yang memburu dan mengelap ceceran sperma di sekitar bibirnya. Tapi semua ini masih belum berakhir, tanpa memberi kesempatan pada Claire yang masih terbatuk-batuk, si pemilik toko merebahkan tubuhnya di lantai. Pakaian atasnya yang sudah setengah terbuka dia lucuti, sedangkan Dario melucuti celananya, tidak ketinggalan pula sepatu bot dan sarung tangannya pun mereka buka. Sesudah menelanjangi Claire, merekapun melepas pakaiannya sendiri.
“Sudah.. cukup.. jangan diteruskan lagi, kita masih dalam bahaya!!”, kata Claire sambil menyilangkan tangan menutupi dadanya.
“Tenang nona, kami 3 hari disini cukup aman, senjata pun banyak, lagipula kamu datang untuk menolong kan? Nah dengan begini kamu juga sudah menolong kami hahaha..!!”, ejek si pemilik toko.
Tanpa buang waktu lagi si pemilik toko langsung menyambar paha Claire dan merentangkannya.
“Aaawww.. jangan!!”, pekik Claire sambil berusahan menutupi daerah itu.
Dario segera menarik tangan Claire dan memeganginya. Kepala si pemilik toko hanya sejengkal dari daerah terlarang Claire, hembusan nafasnya pun mulai terasa di sana. Rambutnya yang diikat membuat Dario leluasa menjilati lehernya yang jenjang samapi ke tenguknya yang ditumbuhi rambut halus sambil meremasi kedua payudaranya. Tubuh Claire bergetar sambil mengeluarkan desahan ketika lidah pria itu menyapu permukaan kemaluannya sehingga bulu-bulu disana jadi basah oleh ludahnya. Lidah itu kini mulai membelah bibir kemaluannya dan terus melesak ke dalam. Desahan Claire makin hebat, matanya terpejam, tangannya menggenggam erat tangan Dario yang bercokol di payudaranya. Sekarang mau melawan pun sudah tanggung, tubuhnya tidak bisa berbohong untuk terus menikmati hal ini.
Terkait
Sepuluh menit lamanya pria itu melahap kemaluan Claire, tapi nampaknya dia masih belum puas juga, dia terus mengisap vagina itu walaupun cairannya sudah membasahi daerah itu. Claire kembali terlonjak ketika lidah pria itu menyentuh selaput daranya, kedua paha mulusnya menegang sehingga mengapit kepala si pemilik toko. Sementara itu Dario memiringkan wajah Claire untuk melumat bibirnya. Karena sudah lepas kontrol, Claire tidak kuasa menolaknya, dia membiarkan lidah Dario bermain-main dalam rongga mulutnya, bahkan pelan-pelan lidahnya juga mulai ikut bermain, saling membelit dan saling isap. Tanpa sadar, salah satu tangannya memainkan payudaranya bersama tangan Dario.
“Akkhh.. ahh!!”, rintih Claire panjang bersamaan dengan melelehnya cairan bening dari vaginanya.
Dario memandangi wajah Claire yang sedang orgasme sambil memilin-milin putingnya, sementara si pemilik toko menyeruput cairan vaginanya sampai habis. Lanjut baca!

No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...