Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Kisah Ngentot Anal dan Toket Alda 2

Kisah Ngentot Anal dan Toket Alda 2

 Biodataviral.com - “Tapi dia kemudian menawarnya. “Tunggu Dik Alda, bagaimana jika Om dikasih kedua payudara Dik Alda saja?”. Saya setuju, tapi hanya meremas dari luar pakaianku saja. Saat itu saya memakai kaos hitam ketat tanpa lengan dengan rok jeans selutut. Dengan agak kecewa dia menyetujuinya. Kemudian ia mulai meraba-raba dan meremasi kedua payudaraku dari depan. Ia sekonyong-konyong menyambar bibirku, kemudian melumatnya. Saya mencoba melepaskan bibirku tapi ia terus mendorongku sampai tertahan meja kerjanya. Saya tidak bisa menghindar lagi, rasa nikmat mulai kurasakan saat lidahnya menyapu rongga mulutku, kubalas dengan melingkarkan lidah kami berdua.


Air liur kami meluber dari mulut kami, menetes dari dagu kami. Hidung dan pipiku basah mengkilat oleh liur. Dia meminta saya membuka mulutku dan menjulurkan lidahku. Kemudian dia mengulum lidahku kemudian menghisapnya. Ooohh.., nikmat sekali, dia menyedot mulut dan lidahku lalu menelan liurku sampai hampir kering mulutku.dia memelukku dengan kedua tangganya meremas-remas kedua bongkahan pantatku yang besar dan padat berisi.”

“Dia mulai membuka celana saya, tapi saya kemudian sadar. Saya buru-buru mendorongnya, dan memperingatkan agar tidak melanggar persyaratan kami. Kuarahkan kedua tangannya kembali ke payudara saya, kemudian ia mulai meremasinya lagi. Sementara itu saya membersihkan sisa liur yang membasahi wajahku. Saya menolak diajak bercumbu lagi, takutnya saya akan terlena lagi. “

“Karena tidak puas, dia berkata, “Dik Alda, Om boleh ya njilatin kedua ketiak Dik Alda. Nanti Om tambah satu juta rupiah gimana?”. Kusetujui permintaannya. Memang ketiakku saat ini terlihat begitu menggairahkan. Ketiakku putih montok bersih, sebenarnya rambut ketekku yang hitam lebat sekali. Tapi karena risih, saya cabut sampai ketekku halus dan mulus.”

“Kemudian dia mengangkat kedua tanganku ke atas, dan mulai menjilati lenganku yang berbulu kemudian turun ke ketekku yang berkeringat. Tepat di tengah ketekku yang gemuk dia mulai menjilati dan menyedotinya. “Dik Alda, keteknya bagus banget. Cuman baunya masih kecut, gak pake deodoran yah? Tapi rasanya gurih kok,”. Dia mengomentari ketekku. Saya hanya mendesah kegelian saja. Lidahnya turun ke samping badanku. Dari bawah ketiakku dia menjilati dan menyedoti bagian samping payudara saya yang memang agak melesak keluar dari bra. Sehingga terlihat dari bawah ketiakku karena kaosku tak berlengan.”

“Karena tidak tahan, Beliu menambah tawarannya agar bisa menikmati kedua payudaraku yang ranum ini. “Dik Alda, Om tambah jadi 20 juta rupiah kalo Om boleh ngulum toket Dik Alda.” saya sempat menolaknya, tetapi ketika ia menawarkan 50 juta rupiah saya langsung menyanggupinya. Ia segera menarik lepas kaos dan bra saya. Saat bra saya ditarik paksa sampai lepas, muncullah gumpalan daging di dadaku. Yang sempat tergoncang naik turun. Payudara saya memang indah, selain besar, padat dan montok. Payudara saya putih bersih, dengan bulu-bulu halus yang cukup lebat di bagian atas payudara saya. Karena saking putih dan bersihnya payudara saya, urat-urat payudaraku yang berwarna hijau kebiruan terlihat jelas di bawah kulit payudaraku. Puting payudaraku berwarna hitam kecoklatan. Karena saya juga keturunan arab pastilah putingku hitam. Dengan bagian bawah yang coklat melebar cukup besar.”



“Setelah puas memandangi keindahan payudara saya, dia langsung menyosor buah dadaku yang sebelah kiri. Tangan nya meremas payudaraku yang sebelah kanan. Dia mengulum payudaraku, menyedot puting payudaraku, kemudian menggigiti kulit dan daging payudara saya. Saya sempat berteriak kesakitan. Dia sempat mencoba melahap seluruh payudara kiriku, tapi tidak muat karena kapasitas payudaraku yang terlalu besar.”

“Dia menidurkanku, kemudian dia mengangkangi dadaku. Ia mengeluarkan penisnya yang sangat besar dan panjang. Saya kaget melihat penis raksasa itu. Dia kemudian meletakkan penisnya tepat di tengah belahan payudara saya. Dia meremas kedua payudaraku kemudian menggunakannya untuk menjepit batang penisnya. Saya melenguh kesakitan karena dia menekan kedua payudaraku dengan keras sekali. Kemudian dia mulai memaju-mundurkan penisnya yang menggesek payudara saya” Lanjut baca!


Kisah Ngentot Anal dan Toket Alda 1

Kisah Ngentot Anal dan Toket Alda 1

 Tradingan.com - Sebelumnya, kami ingin memperkenalkan diri. Kami Flux_bee, DJ-Key, dan T-Script. Kami selalu mengikuti perkembangan karier artis. Mulai dari 1st step, naik daun, sampai over the top. Kami lihat kurangnya kejujuran media cetak dalam memaparkan kehidupan mereka yang sesuai dengan realita. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami membentuk team Penyelidik Artis Sexy (P.A.S). Kami memaparkan kebenaran tentang mereka (artis sexy) yang tidak dapat diberitakan oleh media lain.


Pada kesempatan ini, sekaligus perdananya P.A.S showbizz. Kami mengungkap kebenaran tentang kehidupan artis berikut ini. Kami sempat mengadakan survey di internet untuk pemilihan artis yang akan diberitakan pada edisi perdana kami. Selain itu kami juga meminta bantuan para pembaca yang budiman, untuk memberi info kepada kami tentang artis yang menurut pembaca harus kami liput dan kami selidiki kehidupan mereka yang sesungguhnya. Kami butuh nama lengkap artis tersebut beserta biodatanya. Juga cantumkan alasan, mengapa anda memilihnya. Dan bagian tubuh mereka mana yang paling menonjol.

Sekian kata pembuka dari kami. Kami, team P.A.S meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan (kami harap tidak ada). Terima kasih, kami tunggu info anda melalui e-mail kami yang tercantum di akhir halaman.

*****

Usianya tergolong belia, baru 20 tahun. Meski begitu, keindahan ragawi Alda tak perlu disangsikan lagi. Cantik, seksi dan montok, kata itulah yang pantas ditujukan pada penyanyi dan pemain sinetron berdarah Jawa dan Arab itu.

Tubuhnya yang berukuran 162 cm dengan bobot 49 kg, terlihat nyaris sempurna. Kulitnya putih mulus dengan rambut-rambut halus di beberapa bagian tubuhnya, hidungnya bangir, bibirnya ranum dan matanya sayu. Bagian dadanya yang besar dan terlihat padat juga menjadi daya tarik tersendiri pada sosok penyanyi yang meroket lewat tembang Aku Tak Biasa ini. Alda sendiri menyadari kalau tubuhnya memang montok.

“Yang pasti, buatku ini merupakan karunia yang patut disyukuri. Saya sih hanya bisa bersyukur, kalau ada orang yang bilang fisikku bagus. Siapa sih cewek yang enggak suka dibilang seksi?” kata Alda sumringah.
Meski begitu, Alda tidak tidak membantah bahwa keindahan tubuh adalah aset utamanya menuju popularitas. Kata anak sulung dari sembilan bersaudara ini, di dunia tarik suara ia bukan penyanyi karbitan. Sejak kecil, untuk mengasah bakatnya, ia sudah mengikuti berbagai festival menyanyi di kota kelahirannya. Waktu pertama kali mau rekaman pun, ia ikut tes vokal. Bahkan sempat Tim P.A.S dengar agar mampu menyanyi dengan baik, alda sempat melakukan oral sex.



Dan setelah menyelidiki dengan saksama tim P.A.S mendapat pengakuan dari Mr. *****, yang saat itu merupakan guru privat menyanyi Alda.
“Ya, saat itu Dik Alda masih berumur 15 tahun. Karena pada hari esok dan selama seminggu saya harus terbang ke Jerman, maka saya adakan les tambahan sampai jam 8 malam. Saat itu hampir selesai, tapi ayah Alda yang biasa menjemput belum juga datang. Kemudian saya menyuruh Dik Alda melatih otot-otot rongga mulut dan lidah dengan mengulum penis saya. Karena ia ingin sekali pandai menyanyi, Dik Alda mau meng-oral alat kemaluan saya. Saya sempat kaget, kalau anak seumuran dia sedotan mulutnya sangat kencang. Meskipun bibirnya waktu itu mungil sekali. Saya keluarkan sperma saya di tenggorokannya, saya suruh dia telan cairan itu agar ia bisa cepat pintar menyanyi. Dik Alda menurut saja. Wah.., andaikan saja Dik Alda yang sudah besar sekarang masih mau meng-oral penis saya.” Lanjut baca!


Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 3

Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 3

 Biodataviral.com - Claire semakin tak dapat menahan birahi yang sedang melandanya, vaginanya terus mengeluarkan cairan kemaluan akibat digerayangi Dario, belum lagi kini Dario menyorongkan kepalanya ke depan untuk menikmati payudaranya. Dario dengan bernafsu menjilati dan menyedot putingnya, hal ini menyebabkan Claire makin terangsang sehingga otomatis hisapannya pada penis si pemilik toko makin kuat. Pada saat itulah si pemilik toko mengerang panjang dan menekan penisnya lebih dalam lagi hingga menyentuh kerongkongan Claire. Dia meronta ingin melepaskan benda itu dari mulutnya karena merasa sesak dan sakit, tapi tangannya yang kokoh itu menahan kepala Claire dengan memegangi kuncirnya.


Dari pelupuk mata Claire menetes air mata menahan rasa sakit sekaligus nikmat itu, dia merasakan penis di dalam mulutnya mulai berdenyut lebih kencang dan akhirnya cairan putih kental memenuhi mulutnya. Tidak tahan dengan rasanya yang aneh, Claire berusaha mengeluarkan cairan itu, tapi karena derasnya, dia malah tersedak, sebagian cairan itu tertelan dan sebagian lagi meleleh membasahi bibirnya.

Setelah puas berejakulasi di mulut Claire, si pemilik toko mencabut penisnya. Claire agak lega, akhirnya dia dapat kembali mengatur nafasnya yang memburu dan mengelap ceceran sperma di sekitar bibirnya. Tapi semua ini masih belum berakhir, tanpa memberi kesempatan pada Claire yang masih terbatuk-batuk, si pemilik toko merebahkan tubuhnya di lantai. Pakaian atasnya yang sudah setengah terbuka dia lucuti, sedangkan Dario melucuti celananya, tidak ketinggalan pula sepatu bot dan sarung tangannya pun mereka buka. Sesudah menelanjangi Claire, merekapun melepas pakaiannya sendiri.
“Sudah.. cukup.. jangan diteruskan lagi, kita masih dalam bahaya!!”, kata Claire sambil menyilangkan tangan menutupi dadanya.
“Tenang nona, kami 3 hari disini cukup aman, senjata pun banyak, lagipula kamu datang untuk menolong kan? Nah dengan begini kamu juga sudah menolong kami hahaha..!!”, ejek si pemilik toko.

Tanpa buang waktu lagi si pemilik toko langsung menyambar paha Claire dan merentangkannya.
“Aaawww.. jangan!!”, pekik Claire sambil berusahan menutupi daerah itu.
Dario segera menarik tangan Claire dan memeganginya. Kepala si pemilik toko hanya sejengkal dari daerah terlarang Claire, hembusan nafasnya pun mulai terasa di sana. Rambutnya yang diikat membuat Dario leluasa menjilati lehernya yang jenjang samapi ke tenguknya yang ditumbuhi rambut halus sambil meremasi kedua payudaranya. Tubuh Claire bergetar sambil mengeluarkan desahan ketika lidah pria itu menyapu permukaan kemaluannya sehingga bulu-bulu disana jadi basah oleh ludahnya. Lidah itu kini mulai membelah bibir kemaluannya dan terus melesak ke dalam. Desahan Claire makin hebat, matanya terpejam, tangannya menggenggam erat tangan Dario yang bercokol di payudaranya. Sekarang mau melawan pun sudah tanggung, tubuhnya tidak bisa berbohong untuk terus menikmati hal ini.



Sepuluh menit lamanya pria itu melahap kemaluan Claire, tapi nampaknya dia masih belum puas juga, dia terus mengisap vagina itu walaupun cairannya sudah membasahi daerah itu. Claire kembali terlonjak ketika lidah pria itu menyentuh selaput daranya, kedua paha mulusnya menegang sehingga mengapit kepala si pemilik toko. Sementara itu Dario memiringkan wajah Claire untuk melumat bibirnya. Karena sudah lepas kontrol, Claire tidak kuasa menolaknya, dia membiarkan lidah Dario bermain-main dalam rongga mulutnya, bahkan pelan-pelan lidahnya juga mulai ikut bermain, saling membelit dan saling isap. Tanpa sadar, salah satu tangannya memainkan payudaranya bersama tangan Dario.
“Akkhh.. ahh!!”, rintih Claire panjang bersamaan dengan melelehnya cairan bening dari vaginanya.
Dario memandangi wajah Claire yang sedang orgasme sambil memilin-milin putingnya, sementara si pemilik toko menyeruput cairan vaginanya sampai habis. Lanjut baca!


Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 2

Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 2

 Tradingan.com - “Klik.. klik!”, suara itulah yang keluar dari pistol yang digenggam Jill.

Dia sudah kehabisan peluru dan terjebak di antara kerumunan zombi yang mengepungnya. Tebasan pisaunya hanya menjatuhkan segelintir dari mereka sedangkan puluhan lainnya terus maju, erangan mereka terdengar hiruk pikuk memenuhi ruangan itu. Beberapa zombi meraih bajunya dan merobeknya. Zombi lainya makin ganas melihat ketelanjangan Jill. Dia merasakan bagian-bagian sensitifnya mulai dikerjai oleh makhluk-makhluk mengerikan itu.
“Tidak..!!”, jeritnya.


Dia terbangun dan menyadari dirinya terbaring di ranjang dengan selembar selimut menutupi tubuh telanjangnya. “Ah.. hanya mimpi?” katanya dalam hati sambil menyeka keringat dingin yang membasahi dahinya.
Kesadarannya berangsur pulih dan ditatapinya ruangan sekeliling yang terasa asing baginya. Masih teringat olehnya bagaimana terakhir kali dia baru saja diperkosa sekumpulan zombi. Mimpi buruk ini tidak dapat begitu saja dilupakannya. Dia masih belum tahu dimana dia sekarang dan siapa gadis yang menolongnya tadi.

Ketika itu pintu terbuka, kini dia dapat melihat jelas sosok gadis yang menolongnya itu, wajahnya cantik dengan rambut coklat diikat ke belakang, tubuhnya yang sintal dibalut pakaian ketat hitam dengan rompi merah, celana merahnya yang pendek dan ketat memperlihatkan kakinya yang indah dan pantatnya yang montok berisi.
“Hai, kamu bangun juga akhirnya, saya sudah menjaga kamu setengah harian”, sapanya dengan tersenyum ramah. “Siapa.. siap kamu? Dimana ini?”, tanya Jill masih belum mengerti.
“Namaku Redfield.. Claire Redfield, kamu anggota STARS ya? Saya lihat dari pakaian dan kartu ID-mu”
“Redfield? Claire? Jadi kamu adiknya Chris?”, tanya Jill mengacu pada partnernya dalam STARS ketika bertugas membongkar misteri di wisma Umbrella dulu.
Chris dulu pernah bersamanya membongkar misteri hilangnya anggota tim mereka dan kasus aneh yang merebak di sekitar sana. Chris sendiri sekarang sedang ditugaskan untuk menyelidiki jaringan Umbrella di tempat lain yang masih dirahasiakan bahkan Jill sendiri belum mengetahui keberadaannya.

Claire menceritakan bahwa dia sedang mencari kakaknya dan baru tiba di Racoon City hari ini juga atas informasi dari Leon Kenedy dari RCPD (Racoon City Police Department), setelah dihadang beberapa zombi dan monster-monster aneh dia akhirnya menemukan Jill sedang diperkosa oleh zombi-zombi itu. 



Setelah menolongnya, dia membawa Jill ke sebuah motel kosong sebagai tempat perlindungan sementara yang sekarang mereka tempati. Jill mendengarkan cerita panjang lebar Claire sambil berendam di bath tub membasuh tubuhnya dari sisa-sisa persetubuhan barusan. Merekapun menjadi akrab dan saling sepakat untuk menemukan ada apa dibalik semua malapetaka ini.
“Kita kekurangan amunisi untuk membela diri, saya mau keluar sebentar untuk mencari amunisi dan informasi baru”, ujarnya sambil melangkah ke pintu depan.
“O.. iya, pakaianmu sudah rusak, jadi saya sudah mencarikan yang baru dari butik sebelah dan saya taruh di meja, ok!”, ujar Claire sambil membuka pintu
“Ingat pastikan bahwa senjata telah terisi.. hati-hati, apapun bisa terjadi!”, sambungnya lagi sebelum menghilang di balik pintu. Lanjut baca!


Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 1

Cerita Seks Parodi - Resident Evil XXX 1

 Biodataviral.com - Salam kenal, saya seorang penggemar game, anime dan hentai. Sudah 2 tahun lebih saya mengenal situs sumbercerita.com, namun belum pernah saya melihat satupun cerita yang bersetting dunia game dan anime, padahal di situs-situs dan milist asing ada begitu banyak cerita-cerita yang berbau hentai. Maka untuk itu saya memberanikan diri untuk menjadi orang pertama yang memulainya. Bukankah sejarah terukir dari mereka yang berani mendobrak tradisi? Bukankah penulis adalah ‘Dewa’ bagi tulisan dan karakternya? jadi boleh dong mengembangkan imajinasi seluas-luasnya. Semoga langkah saya bisa menjadi awal perkembangan hentai fanfics berbahasa Indonesia. Bagi para hentaimania ditunggu karya-karyanya, OK!


*****

Kisahnya bermula dari sebuah kota bernama Racoon City, sebuah kota yang tenang dan damai, sampai terjadinya bencana virus yang disebarkan Umbrella Corp. Kota itu mulai menjadi kota yang mencekam dengan munculnya makhluk-makhluk tak dikenal yang meminta banyak korban. Seluruh kota dipenuhi zombie hasil perubahan genetik yang disebabkan T-virus itu. Malapetaka itu menyebabkan Racoon City lumpuh total menjadi puing-puing seperti sedang dalam situasi perang. Tindakan diambil dengan mengirimkan pasukan khusus STARS (Special Tactical and Rescue Squad) untuk mengendalikan situasi. Jill Valentine (23 th), salah satu anggota unit STARS, adalah seorang gadis yang berkemauan keras dan cerdas, dia mahir dalam menggunakan senjata dan teknik membuka kunci.

Dalam misi ini Jill terhalang beberapa kali oleh makhluk-makhluk aneh dan penduduk yang telah berubah menjadi zombie. Dia menjelajahi kota mengerikan itu dan bertarung mati-matian dengan mereka. Di suatu sudut kota dia sedang sIbuk menghadapi seorang zombie yang menghadangnya, dengan sebuah tembakan dari S&W 44 magnum miliknya membuat kepala zombie itu pecah dan roboh ke tanah.

Jill terus berjalan sampai ke sebuah gang yang terhalang sebuah truk yang hancur menabrak tembok, dikursi kemudi tampak mayat si sopir dan temannya yang kondisinya mengenaskan. Jill bukanlah Jill jika melihat mayat saja menghentikan langkahnya, maka dengan hati-hati dia memanjat truk itu dan mengintai situasi di gang. Gang itu berbentuk perempatan yang dikelilingi gedung-gedung tinggi. Sebagai tentara yang terlatih tentu dia mengecek dulu situasi di sana, dilihatnya setiap sisi, yakin tidak ada apa-apa dia meloncat turun dari truk itu. Masih dengan waspada diintainya kedua belokan di gang itu memastikan apakah ada zombie yang menyergap. Dia tidak melihat apapun dan diapun meneruskan langkahnya ke arah pintu di penghujung gang itu.



Diputarnya gagang pintu, tidak terbuka. Dengan keahliannya membongkar kunci, dipakainya seutas kawat, dan klik.., klik.., nampaknya usahanya membuahkan hasil. Kembali diputarnya gagang pintu, masih tidak terbuka, ternyata pintu besi itu dipalang dari dalam. Jill mulai cemas, terlintas firasat buruk di hatinya bersamaan dengan terdengar suatu suara dari belakang.
“Hallo.., siapa disana!”, dia melihat sekeliling sambil bersiap dengan Magnum-nya.
Akhirnya nampak 2 zombie berjalan mendekat, lalu Doorr..! Doorr..! terdengar 2 letusan tembakan disusul ambruknya kedua mayat hidup itu. Kemudian dia mengisi kembali magnumnya dengan peluru yang sudah tinggal sedikit. Lanjut baca!


Viral! Nasib Ai Ling Memek dan Anusnya di Perawani

Viral! Nasib Ai Ling Memek dan Anusnya di Perawani

 Aopok.com - Di kampusku ada seorang gadis yang cantik jelita, namanya Ai Ling, ia keturunan China. Kulitnya putih mulus, rambutnya di-highlight kemerahan panjang, bentuk tubuh langsing dan proporsional. Sekali melihatnya kita akan langsung mengetahui bahwa ia anak orang kaya. tetapi yang paling kusuka darinya yaitu payudaranya yang besar, kutaksir berukuran sekitar 36B. Aku sering bermasturbasi dengan membayangkan kubuka BH-nya pelan-pelan dan tampaklah dua gunung padat menawan. Lalu kubayangkan kuperkosa ia, kubuat badannya dan susunya terguncang-guncang, tak peduli ia menjerit-jerit kesakitan dan meronta-ronta. tetapi itu tak perlu kuceritakan lebih lanjut, karena akan kuceritakan pengalamanku yang sesungguhnya, yaitu memperkosa Ai Ling.


Kampusku, T, terkenal dengan mayoritas mahasiswa keturunan Chinanya. Kami kaum pribumi hanya menjadi warga minoritas di sana. Sudah minoritas, kebanyakan laki-laki pula. Kalaupun di antara kami ada yang perempuan, biasanya jelek, gendut dan hitam kulitnya seperti kulitku. tetapi jangan memandang enteng diriku, aku berbadan besar, tinggi dan “adikku” panjangnya 18 cm bila sedang “on”. Suatu hari si Ai Ling ini datang ke kampus dengan memakai baju ketat berwarna merah yang menonjolkan keindahan bentuk payudaranya dan celana panjang hitam yang memperlihatkan lekukan pinggulnya. Sebenarnya sudah biasa ia datang ke kampus dengan pakaian seperti itu, tetapi kali ini aku tak sanggup menahan birahiku yang sudah tertahan sejak lama. Pokoknya kali ini aku harus mendapatkannya, pikirku waktu itu. Ia lewat di depanku, aku hanya bisa menahan ludah mencium bau harum tubuhnya dan melihat kedua susunya yang seakan minta kuremas-remas. Saat ia menuju ke arah mobilnya kuikuti ia. Kebetulan tempat parkir kampusku sepi karena waktu itu sudah sore sekali, jam 6:00. Saat ia membuka pintu mobil, kubekap mulutnya dan kutempelkan pisau di lehernya yang jenjang.

“Heh! Lu jangan macem-macem ya kalo masih pengin hidup! Sekarang kita masuk mobil, lu yang mengemudi dan ingat, pisau ini siap ngeluarin usus lu kalo lu macem-macen di jalan!” ancamku. “I.. iya Mas, ampun! Jangan sakiti saya!” kata Ai Ling meratap mohon ampun. Rencana itu berjalan sukses, satpam yang menjaga pintu gerbang kampus tidak curiga begitu mobil kami lewat. Jelas ia tak berkutik, di sampingnya ada aku yang memeganginya dan menempelkan pisau di pinggangnya.

Sepanjang jalan Ai Ling meratap-ratap mohon belas kasihan, ia bilang aku boleh mengambil semua duitnya, perhiasan dan handphone jika ia dibiarkan pergi. Mimpi kali dia, mana mungkin aku melepaskan gadis secantik dia tanpa di-“mainin” dulu. Akhirnya kami sampai di rumahnya. Sudah kuselidiki dulu kalau ia tinggal sendirian di rumah besar itu tanpa pembantu dan orangtua. Orangtuanya sering ke luar negeri untuk urusan bisnis. Kugiring ia ke dalam kamar khusus karaoke yang kedap suara dan kukunci pintunya. Sebelumnya aku sudah mencabut kabel telepon, mengunci pagar dan lain-lain agar tidak tampak sesuatu yang mencurigakan dari luar. Wajahnya sudah pucat pasi membayangkan apa yang akan kuperbuat. “Mas mau apa.. Aaw!” Aku segera merobek t-shirtnya dan terlihat dua buah bukit indah yang seakan tidak cukup ditampung oleh BH-nya. Ia lari ke ujung kamar, tetapi aku segera memburunya dan menarik BH-nya hingga kini payudaranya terlihat jelas. Susunya ternyata lebih besar dari dugaanku dan warnanya lebih putih dari kulit tangannya. Dengan nafsu kuremas-remas, ia berteriak kesakitan dan meronta melepaskan diri. Aku semakin bernafsu, kutarik celananya dengan paksa sambil kuremas susunya lebih kuat lagi.

Tanpa kesulitan aku berhasil merobek celana dalamnya, ia kalah tenaga denganku yang berbadan besar ini. Langsung kuangkat ia, pantatnya kuangkat dengan tanganku dan kemaluannya kupompa dengan paksa. Ia berteriak kesakitan karena ukuran batang kemaluanku yang besar itu dan dengan kalap mencakar dan memukul mukaku. Tindakannya justru membuatku semakin bernafsu, makin cepat dan dalam kupompa dia. Ia menjerit-jerit dan mencakar tangan dan dadaku. Justru rasa sakit membuatku makin bernafsu, dengan kasar kugoncang dia naik-turun seperti naik kuda-kudaan. Rupanya Ai Ling masih perawan, aku bisa merasakan darah segar mengalir dari lubang, lanjut baca!


Naked Story - Bus Adventure With Bestfriend  Anal Sex

Naked Story - Bus Adventure With Bestfriend Anal Sex

Artisex.comNaked Story - Bus Adventure With Bestfriend  Anal Sex , Hey guys, this is my first stroy so please forgive me for any mistakes. My name is Shaam I'm 6 feet tall, fair with a slim body structure. The incident happened a year ago with my best friend Appy, she is 5 feet 5 in approx and has small tits but a perfect round ass and pure white body. We are very good friends and hugging and pecking on the cheeks never felt awkard. We used to sit together in the bus while coming back from college.

More story:
Sex Story - Me And My Friend's Wife Anita



We used to be very tired by our daily activities so we generally sleep in the bus one day I wasn't able to sleep but my head was on her shoulders (her hair smelt great) and my hand slid over her boobs as the road was uneven oh my! It was the first time I pressed someones boobs so perfectly. They were so soft that even a paper would bounce back then slowly and suddenly I slide my hands between us and it reached between our thighs as she was wearing a short skirt.

I touched her bare thighs they were so creamy I can’t get my hands off. I tried moving my hand up with the bus movement as I didn’t want to get caught only this much happened and her stop came. She woke me up, as my stop was next and she slapped me. I asked her why did she slap to which she said you look cute sleeping. I was happy to hear that and I went home and masturbated thinking of her boobs and thighs as we were very close,

I called her up to my home for a movie as I was home alone that evening. She came in a sexy black one piece. I asked her the reason behind her dressing that way to which she said it was random. I was happy to see that and I kept my hand loose so that they touched her assets when we passed each other then i started a girly movie and we both sat on the couch. The movie was boring for me so i started working my way to her pants by adjusting my head over her shoulder. Please read more...?

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia